| Samuel Eto'o (kiri) dan Wesley Sneijder (kanan) |
Gelandang Inter Milan bisa mengerti keputusan Samuel Eto'o bersedia meninggalkan Giuseppe Meazza dan bergabung dengan Anzhi Makhachkala pada bursa transfer musim panas 2011.
Eto'o berpaling ke Rusia dengan banderol transfer sebesar 28 juta uero pekan lalu usai memenangi segalanya bersama Inter. Selama dua musim membela raksasa Italia itu penyerang Kamerun ini telah merasakan gelar paling bergengsi baik di Italia maupun di Eropa, yakni Scudetto serta Liga Champion.
Banyak yang mengkritik kepindahan Eto'o tersebut karena uang. Ya, di sana dia akan mendapatkan gaji sebesar 20 juta euro per tahun bersama klub yang musim lalu finis di urutan ke-11 Liga Rusia.
"Saya bisa mengerti akan keputusannya karena sekarang dia telah berusia 30 tahun. Dia sudah memenangi segalanya, bahkan tidak hanya satu kali. Di usia seperti saya, mungkin tidak akan pergi ke Rusia, tapi darisudut pandang Samuel saya bisa memahaminya," terang Sneijder.
Gelandang yang namanya selalu disebut-sebut dalam bursa transfer musim panas ini enggan menjawab secara terbuka ketika disinggung mengenai keinginan dia sebenarnya. Klub yang paling santer dikaitkan dengan Sneijder belakangan adalah Manchester United.
"Saya menjauhkan diri dari cerita-cerita ini. Jika terjadi sesuatu, maka biarlah terjadi. Kita lihat saja apa yang akan terjadi," sambungnya.
0 komentar:
Posting Komentar